bagustahukahanda.blogspot.com

10 Negara Dengan Wanita Sexy

♠ Posted by Unknown in
Memang, setiap orang dari berbagai bangsa, memiliki keunikan penampilan maupun karakternya sendiri. Istilah “seksi” sendiri, juga diakui tidak melulu terkait tampilan fisik, tetapi juga attitude, di mana kebudayaan yang berbeda dari beragam bangsa turut mempengaruhinya.

Kendati begitu, berdasarkan kunjungan ke berbagai tempat, diikuti kemudian dengan beberapa online polling, daftar 10 kebangsaan dengan orang-orang terseksi di dunia ini pun akhirnya dirangkum. Bisa jadi masih subyektif, serta akan tergantung pula pada selera masing-masing pembaca. Namun, berikut daftarnya, disertai sekelumit argumen yang menyertainya. Berikut info yang dikutip oleh terselubung.in dari berjambang.blogspot.com

10. Italia


Mungkin karena faktor makanan, atau rambut warna gelap, atau mata mereka. Apa pun itu, para perempuan Italia sudah lama diketahui “membuat gila” para lelaki di dunia. Secara khusus, lelaki maupun perempuan peserta polling mengaku menyukai aksen bicara para laki-laki Italia, serta keindahan tubuh para perempuannya.

9. Swedia


Jelas, Swedia bukan hanya terkenal dengan produsen furniturnya. Negara ini adalah juga tempat asal sejumlah besar perempuan cantik berambut pirang yang juga seksi dalam aksen bicara. Bagi lelaki yang mencari “the blond and the beautiful”, di sinilah tempatnya.

8. Jepang


Eksotisme para perempuan Asia, khususnya dalam hal ini Jepang, juga sudah lama dikagumi oleh para lelaki di dunia. Tampak kerap berpenampilan manis sekaligus cantik, ukuran tubuh yang kecil namun menarik, kulit kuning/putih bersih, bola mata lebar, semua menjadi keunggulan tersendiri bagi para perempuannya –sementara lelakinya cenderung tak dipilih oleh kaum perempuan dunia.

7. British


Menyebutnya British memang berarti tidak membatasi pada warga Inggris saja, melainkan termasuk juga bangsa sekitarnya. Mungkin bagi kaum lelaki, perempuan British tidak segera termasuk yang menjadi pilihan utama. Tetapi bagi kaum perempuan, daya tarik lelaki British dengan aksen kentalnya, sudah bukan rahasia lagi sejak lama.

6. Bulgaria


Ini adalah satu lagi bangsa di daratan Eropa yang memiliki keunggulan para perempuan cantik bertubuh tinggi berambut cokelat (brunette), lengkap dengan aksen seksinya. Keseksian para perempuan negeri ini diakui terutama ada pada mata, dan mereka dikenal memiliki beragam warna mata, termasuk biru muda dan hijau.

5. Prancis


Di negeri ini, attitude terutama menjadi elemen terbesar peringkat keseksiannya. Aksen bicara yang indah, tubuh yang rata-rata cenderung ramping dan terjaga, penampilan rapi dan wangi, serta sikap hidup penuh jiwa kebebasan baik di kamar maupun di luar rumah, menjadi bagian dari elemen itu.

4. Rusia


Kalau saja era “Tirai Besi” masih bertahan, mungkin belum tentu lelaki di seluruh dunia akan mengenal kelebihan para perempuan Rusia yang luar biasa seksi. Mulai dari mata, tubuh, rambut, hingga suara mereka pun kerap dicap seksi. Plus, perempuan Rusia juga dikenal senang bermain-main, dalam arti sebenarnya maupun untuk makna tersirat.

3. Amerika


Bangsa Amerika di sini terutama adalah warga Amerika Serikat (AS), yang walaupun tidak diwakili satu bangsa asli tertentu, namun justru keunggulannya terletak pada keberagaman tersebut. Bisa dikatakan, lelaki dan perempuan dari hampir semua ras maupun asal-usul, bahkan juga perpaduan beberapa di antaranya, bisa ditemukan di Amerika. Makanya, Amerika bisa juga disebut sebagai “buffet”-nya lelaki dan perempuan seksi.

2. Puerto Riko


Secara teknis, letak negeri ini memang masih di Benua Amerika, tapi secara khusus mereka memiliki kelebihannya tersendiri. Yang jelas, baik lelaki maupun perempuan dari negeri ini diakui jauh lebih seksi ketimbang mereka yang di AS.

1. Kolombia


Para lelakinya mungkin tidak begitu berada pada peringkat yang tinggi dalam “derajat keseksian”, namun para perempuan Kolombia sudah diakui dunia. Tubuh yang nyaris sempurna, rambut hitamnya, aksen bicara yang juga menggairahkan, hingga budayanya yang terbilang dinamis, menjadi faktor-faktor keunggulan para perempuan negeri ini.

5 Kasus Pembunuhan Akibat Sianida Yang Terparah

♠ Posted by Unknown in
Sianida, racun pembunuh Mirna, pernah pula jadi dalang dari 5 tragedi ini.

Es Kopi Vietnam mendadak jadi varian kopi yang paling sering disebut dalam sepekan terakhir di media massa tanah air. Yups, usai menyeruput kopi vietnam, seorang perempuan bernama Mirna Salihin meninggal dunia.

Otopsi menunjukkan, ada sianida, racun mematikan di dalam tubuh Mirna. Namun, belum jelas, apakah sianida tersebut masuk ke tubuh Mirna lewat es kopi vietnam, ataukah lewat media lainnya. Kabarnya, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini.

Bicara soal sianida, bukan baru kali ini racun tersebut merenggut nyawa manusia. Malahan, sejak era perang dunia kedua, sianida sudah dijadikan racun andalan buat menghabisi banyak orang.


Berikut ini 5 Tragedi Terparah Akibat Sianida, Racun Pembunuh Mirna.

1. Racun andalan Nazi

Hidrogen sianida dalam bentuk Zyklon B pernah dimanfaatin Nazi buat melakukan pembantaian di kamp-kamp konsentrasi pada era perang dunia kedua yakni sejak tahun 1942.

Awalnya, para tawanan Rusia yang disekap di kamp Auscwitz yang dijadiin kelinci percobaan. Karena dinilai efektif, Nazi pun ngebangun sebuah kamar gas yang bisa memuat sampai 2000 orang.

Sebelum masuk kamar gas, para tawanan diminta melepaskan pakaian mereka. Mereka diberitahu bahwa mereka akan mendapat mandi air hangat, tapi mereka dibohongi.

Saat semua tawanan udah masuk ke dalam ruangan, petugas kamar gas memasukkan sianida dalam bentuk butiran-butiran Zyklon B dijatuhkan lewat sebuah celah kecil di atap. Saat terkena kelembapan udara dan panas tubuh manusia, butiran-butiran itu melepaskan gas HCN yang akan langsung membunuh para tawanan.

Setelah semua tawanan mati, para pekerja dikerahkan buat memindahkan mayat-mayat tawanan. Tapi, sebelum mayat mereka dikremasi, seluruh barang berharga seperti perhiasan, sampai gigi emas dilucuti terlebih dahulu. Ih.. serem yah.

2. Racun aliran sesat

Sembilan ratus delapan belas orang anggota sebuah aliran sesat bernama Peoples Temple yang dipimpin Jim Jones, tewas setelah menenggak Flavor Aid, minuman ringan rasa buah anggur yang sudah dicampur dengan sianida. Peristiwa ini terjadi pada 18 November 1978 di Jonestwon, Guyana, sebuah negara di kawasan Amerika Selatan.

Dari 918 orang tersebut, 276 diantaranya adalah anak-anak. Ini menjadi kasus hilangnya nyawa manusia dalam jumlah besar sebelum serangan teroris di Menara Kembar WTC New York, 11 September 2001.

3. Sianida di klub malam Rusia

Kebakaran yang terjadi di klub Khromaya Loshad di Kota Perm, Rusia, menewaskan 156 orang. Seratus sebelas orang tewas di tempat sementara 45 lainnya di rumah sakit. Salah satu penyebab kematian para korban adalah keracunan gas sianida yang dilepaskan oleh pembakaran plastik dan busa polystyrene.

Plastik dan busa polystyrene adalah material yang dipakai untuk membuat interior klub. Peristiwa yang terjadi pada 5 Desember 2009 itu merupakan kebakaran terbesar yang merenggut banyak nyawa.

4. Sianida ala Brasil

Mirip dengan kasus kebakaran di Rusia, hanya saja korbannya lebih banyak. Kebakaran yang terjadi pada 27 Januari 2013 di klub malam Kiss di Kota Santa Maria, Brasil selatan, menewaskan 241 orang.

Para Korban tewas akibat menghirup gas sianida yang terlepas dari pembakaran lapiran peredam klub. Lapisan peredam tersebut terbuat dari bahan polyturethane.

5. Sianida untuk si pemenang lotere

Tanggal 19 Juli 2012, Uuroj Khan dapat rezeki nomplok. Ia menang lotere senilai 600 ribu dolar atau setara Rp8,3 miliar.

Tapi, sehari kemudian, Khan meninggal. Awalnya, tidak ada yang mencurigai kematian Khan. Ia diduga meninggal karena serangan jantung.

Tapi, keluarga yang nggak puas meminta polisi menyelidiki kematian Khan yang dinilai nggak wajar. Setelah diselidiki ulang, ternyata Khan dipastikan tewas karena diracuni dengan sianida.

Inilah Kebun Binatang Paling Menyedihkan di Dunia

♠ Posted by Unknown in
[​IMG] ​
Kurus kering, kelaparan, tak berdaya. Itulah nasib hewan-hewan di dalam kebun binatang paling menyedihkan di dunia, yang berlokasi di Gyumri, Armenia. 

Tiga singa, dua beruang dan dua kelinci yang ada di sana, hidup bak di neraka, lantaran 'rumahnya' mengalami kebangkrutan dan ditutup, akibat pemiliknya terjerat hutang dengan mafia.

Nasib seluruh hewan itu makin nahas, setelah pemerintah menolak mengambil alih manajemen kebun binatang. 

[​IMG] ​

Dan ketika, hewan-hewan itu hampir mati, muncul sepasang suami istri uzur, Hovhamnes dan Alvina, yang iba, hingga akhirnya memutuskan merawat mereka. 

Dana merawat seluruh hewan itu didapat Hovhamnes dan Alvina dari uang pensiunan yang jumlahnya tak seberapa. Uang pensiun itu dibagi, untuk kehidupan sehari-hari Hovhamnes dan Alvina, serta memberi makan hewan-hewan di kebun binatang paling menyedihkan di dunia itu.

Agar lebih dekat dengan hewan-hewan malang itu, Hovhamnes dan Alvina pun memutuskan untuk pindah dari rumah mereka. Sejak lima bulan lalu, mereka tinggal di sebuah gudang tua, tepatnya di dekat kandang singa. 

"Tiap hari kami menyediakan air dan membeli beberapa daging dan makanan di pasar untuk mereka. Tidak ada yang membayar 
kami," kata Alvina.

[​IMG] ​

"Dan bila kami beruntung, ada juga orang yang mau menyumbang makanan untuk hewan-hewan malang itu," lanjutnya. 

"Kini hewan-hewan yang tadinya murung, sudah dapat kembali cerita," tutur Alvina.

Keceriaan hewan-hewan agaknya bakal bertambah setelah Born Free, sebuah LSM, mencoba mengembalikan mereka ke alam liar. Born Free berjanji akan membawa hewan-hewan terlantar itu kembali ke hutan, seperti di Kalimantan. 

"Nasib hewan-hewan ini tak boleh bergantung pada manusia. Kami harus pindahkan mereka ke tempat yang seharusnya," kata juru bicara Born Free.

Kisah 5 Ulama atau Kyai Nyentrik Indonesia

♠ Posted by Unknown in
[​IMG] ​
Ilmu agama dan ilmu kanuragan atau kesaktian ibarat dua sisi mata uang bagi warga Nahdliyin–sebutan bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Keduanya tidak bisa dipisahkan. Sebab, seorang ulama, kiai, atau penganjur kebenaran, harus dibekali kemampuan lebih untuk menjaga diri ketika berdakwah.

Maka wajar kemudian kisah-kisah kiai legendaris NU selalu lekat dengan ilmu kanuragan. Banyak kiai NU yang selain dikenal memiliki ilmu agama mumpuni, juga dikenal sakti karena mengajarkan beladiri. Sebut saja nama almarhum Kiai Maksum Djahuri atau Gus Maksum, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Berikut ini kisah-kisah kiai legendaris NU yang dikenal memiliki kesaktian seperti dirangkum dari berbagai sumber:

1. Gus Maksum, kiai sekaligus pendekar

Bagi warga Nahdliyin (sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama/NU), nama Kiai Maksum Djauhari atau Gus Maksum, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, selain dikenal sebagai kiai juga dikenal sebagai pendekar. Sebab selain pandai mengaji kitab kuning, kiai nyentrik tersebut juga ahli dalam seni beladiri atau silat.

Dikutip dari Buku Antologi Sejarah, Istilah, Amaliah, Uswah NU, Karya Soeleiman Fadeli dan Muhammad Subhan, semasa kecil Gus Maksum tidak hanya diisi dengan rutinitas mengaji. Namun dia juga gemar mengembara ke berbagai daerah di Pulau Jawa untuk berguru ilmu silat. Dari hasil pengembaraannya itulah beliau di masa dewasanya tampil menjadi pendekar legendaris di kalangan NU. 

Penampilan Kiai NU ini terbilang nyentrik; berambut gondrong, jenggot dan kumis panjang, bersarung setinggi lutut, memakai bakiak, berpakaian seadanya dan tidak makan nasi. Di kalangan dunia persilatan, beliau dikenal sangat mahir dan menguasai berbagai aliran silat dengan sempurna. 

Konon saking saktinya sampai rambut beliau tidak mempan dipotong, mulutnya bisa menyemburkan api, mahir menaklukkan jin, mampu melemparkan sapi seperti melemparkan sandal, tidak mempan disantet, tidak mempan senjata tajam, dan lain sebagainya.

Gus Maksum wafat di Kanigoro pada 12 Januari 2003. Jenazahnya dimakamkan di pemakaman keluarga, sebelah barat masjid lama Ponpes Lirboyo. Kiai yang lahir di Kanigoro, Kras, Kediri, pada 8 Agustus 1944 itu juga merupakan pendiri perguruan silat NU Pagar Nusa yang kini semakin banyak anggotanya di seluruh Indonesia.


2. Kiai Abbas Buntet, Cirebon


Tokoh sentral NU lainnya yang dikenal sakti adalah Kiai Abbas Buntet. Pengasuh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, itu selain mengajarkan kitab kuning juga mengobarkan semangat perjuangan mengusir penjajah Belanda.

Kiai Abbas adalah putra sulung Kiai Abdul Jamil yang dilahirkan pada hari Jumat 24 Zulhijah 1300 H atau 25 Oktober 1800 M di desa Pekalangan, Cirebon. Sedangkan Kiai Abdul Jamil adalah putra dari Kiai Mutaad yang tak lain adalah menantu pendiri Pesantren Buntet, yakni Mbah Muqayyim salah seorang mufti di Kesultanan Cirebon. 

Pada dasarnya Kiai Abbas adalah keturunan ulama. Karena itu pertama ia belajar pada ayahnya sendiri, Kiai Abdul Jamil. Setelah menguasai dasar-dasar ilmu agama, baru pindah ke Pesantren Sukanasari, Plered, Cirebon di bawah pimpinan Kiai Nasuha. Setelah itu dia pindah lagi ke sebuah pesantren salaf di daerah Jatisari di bawah pimpinan Kiai Hasan. 

Setelah itu keluar daerah, yakni ke sebuah pesantren di Jawa Tengah, tepatnya di kabupaten Tegal yang diasuh oleh Kiai Ubaidah. Setelah berbagai ilmu keagamaan dikuasai, selanjutnya ia pindah ke pesantren yang sangat kondang di Jawa Timur, yakni Pesantren Tebuireng, Jombang, di bawah asuhan Hadratusyekh Hasyim Asyari, tokoh kharismatik yang kemudian menjadi pendiri NU. 

Dia juga belajar ke Mekkah dan kembali bersama-sama dengan Kiai Bakir Yogyakarta, Kiai Abdillah Surabaya dan Kiai Wahab Chasbullah Jombang. Sebagai santri yang sudah matang, maka di waktu senggang Kiai Abbas ditugasi untuk mengajar pada para mukminin (orang-orang Indonesia yang tertinggal di Mekkah). 

Bermodal ilmu pengetahuan yang diperoleh dari berbagai pesantren di Jawa, kemudian dipermatang lagi dengan keilmuan yang dipelajari dari Mekah, serta upayanya mengikuti perkembangan pemikiran Islam yang terjadi di Timur Tengah pada umumnya, maka mulailah Kiai Abbas memegang tampuk pimpinan Pesantren Buntet.

Ketika mengaji Kiai Abbas hanya beralaskan tikar. Namun demikian santri yang datang berjubel di langgarnya. Mereka berdatangan hampir dari seluruh pelosok daerah. Ada yang datang dari daerah sekitar Jawa Barat, Jawa Tengah bahkan juga ada yang dari Jawa Timur. Mereka bukan santri yang hendak menimba ilmu agama, melainkan inilah masyarakat yang hendak belajar ilmu kesaktian pada sang guru.

Dalam tradisi pesantren, selain dikenal dengan tradisi ilmu kitab kuning juga dikenal dengan tradisi ilmu kanuragan atau ilmu bela diri. Keduanya wajib dipelajari. Apalagi dalam menjalankan misi dakwah dan berjuang melawan penjahat dan penjajah. Kehadiran ilmu kanuragan menjadi sebuah keharusan.

Oleh karena itu ketika usianya mulai senja, sementara perjuangan kemerdekaan saat itu sedang menuju puncaknya, maka pengajaran ilmu kanuragan dirasa lebih mendesak untuk mencapai kemerdekaan. Kiai Abbas mulai merintis perlawanan dengan mengajarkan berbagai ilmu kesaktian pada masyarakat.

Dengan mengajarkan ilmu kanuragan itu maka pesantren Buntet dijadikan sebagai markas pergerakan kaum Republik untuk melawan penjajahan. Mulai saat itu Pesantren Buntet menjadi basis perjuanagan umat Islam melawan penjajah yang tergabung dalam barisan Hizbullah.


3. Kiai Amin, Ciwaringin

Kiai NU lain yang juga dikenal memiliki karomah adalah Kiai Amin bin Irsyad atau lebih akrab dikenal sebagai Kiai Amin Sepuh. Lahir pada hari Jumat, 24 Dzulhijjah 1300 H, bertepatan dengan tahun 1879 M, di Mijahan Plumbon, Cirebon, Jawa Barat. Konon Kiai Amin termasuk ahlul bait, dari silsilah Syech Syarif Hidayatullah.

Seperti tradisi kiai-kiai NU lainnya, semasa kecil dia juga belajar ilmu agama dari satu pondok pesantren ke pesantren lainnya. Selain belajar ilmu agama, dia juga belajar ilmu kanuragan dari bapaknya sendiri, Kiai Irsyad yang wafat di Mekkah. Kemudian, setelah dirasa cukup menguasai dasar-dasar ilmu agama dan ilmu kanuragan dari sang ayah, beliau dipindahkan ke pesantren Sukasari, Plered, Cirebon di bawah asuhan Kiai Nasuha. 

Setelah itu dia pindah ke pesantren di Jatisari di bawah bimbingan Kiai Hasan. Kemudian belajar ke Pesantren Kaliwungu Kendal, ke Pesantren Mangkang Semarang, ke Pesantren Bangkalan Madura di bawah asuhan Kiai Cholil. Di Bangkalan dia di bawah bimbingan Kiai Hasyim Asyari, yang mana pada waktu itu Kiai Hasyim masih tahassus (menyimak dan menggali pemikiran) kepada Kiai Cholil. 

Ketika Kiai Hasyim pulang dan mengajar ke Tebuireng, Kiai Amin pun ikut bertahassus ke sana. Selanjutnya Kiai Amin belajar ke Mekkah. Berikutnya Kiai Amin menimba ilmu kepada Kiai Ismail bin Nawawi di Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon. Setelah menyelesaikan tahassus, kemudian dinikahkan dengan keponakan Kiai Ismail.

Sehingga sepeninggal Kiai Ismail, Kiai Amin lalu meneruskan mengajar di pesantren. Pada masa penjajahan, pesantren selalu menjadi basis perlawanan. Para santri menyebarkan informasi dari satu tempat ke tempat lain, dan tak jarang pula mereka menjadi garda depan melawan penjajah.

Selain dikenal sebagai ulama, Kiai Amin juga dikenal sebagai pendekar yang menguasai ilmu bela diri dan kanuragan. Ada kisah di kalagan warga Ciwaringin, dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, Kiai Amin dan ulama lain di Cirebon ikut mengirim laskar ke Surabaya. Bahkan Kiai Amin sendiri ikut berangkat serta turut mengusahakan pendanaan untuk biaya keberangkatan. 

Kiai Amin ini bagi warga Nahdliyin sangat legendaris. Konon dalam perang di Surabaya itu dia tidak mempan senjata maupun peluru saat bertempur. Bahkan, dia juga dikabarkan tidak mati meskipun dilempari bom sebanyak 8 kali.


4. Karomah Kiai Hamid, Pasuruan


Kiai Hamid Abdullah, Pasuruan, Jawa Timur, juga dikenal sebagai kiai NU yang memiliki karomah. Suatu ketika di masa Pemerintahan Orde Baru, Kiai Hamid diajak masuk ke partai pemerintah. Namun dia menyambut ajakan itu dengan ramah dan menjamu tamunya dari kalangan birokrat itu. 

Namun ketika surat persetujuan masuk partai pemerintah itu disodorkan bersama pulpennya, Kiai Hamid tetap menerima dan menandatanganinya. Anehnya pulpen yang disodorkan untuk tandatangan tersebut tidak bisa keluar tinta alias macet. Lalu digantilah dengan pulpen lain, tapi tetap tak mau keluar tinta dan seterusnya.


5. Karomah Gus Dur


Terakhir adalah Kiai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Semua warga NU pasti mengenal figur satu ini karena pernah menjabat sebagai presiden. Namun demikian, selain dikenal sebagai kiai yang mengajar kitab kuning, Gus Dur juga dikenal sebagai politisi, budayawan, dan seniman. Bahkan Gus Dur juga dikait-kaitkan dengan kesaktian. Dalam berbagai cerita, Gus Dur disebut-sebut memiliki karomah, salah satunya diceritakan Khoirul, sopir pribadi Gus Dur. Dikutip dari http://www.nu.or.id, kisah kesaktian Gus Dur ini dialami waktu di jalan raya.

Suatu ketika, ia sedang berada di Majenang Cilacap mengantar Gus Dur dan beberapa orang anggota rombongan dalam dua mobil. Saat itu sudah jam 12 siang dan Gus Dur mengajak pulang karena di rumah ada tamu yang harus ditemuinya pada jam 13.00. Ia pun segera putar arah dan mobil rombongan di belakang mengikutinya di belakang. Karena sudah ada janji, ia ngebut, tetapi tak yakin bisa segera sampai di Ciganjur, tempat tinggal Gus Dur tepat waktu. Ia berpikiran, paling-paling bisa sampai di Jakarta pukul 3 atau 4 sore mengingat jaraknya sangat jauh. Rute yang harus dilalui masih sangat jauh karena harus melewati kawasan Puncak yang jalannya kecil, berliku-liku dan naik turun. Apalagi saat itu belum ada Tol Cipularang.

Ia pun tetap menggeber mobilnya secepat yang bisa ia lakukan. Mobil rombongan satunya di belakang tidak kelihatan, tampaknya sudah jauh ketinggalan. Singkat kata, sampailah mobil itu di rumah Gus Dur dan ia merasa lega selamat sampai di rumah. Ia menengok jam tangannya. Angka yang masih diingatnya sampai sekarang, “pukul 13.12 menit”. Jakarta Cilacap hanya ditempuh dalam waktu 1 jam lebih sedikit.
Dan Gus Dur tidak terlambat menerima tamunya yang juga baru saja sampai. Rombongan mobil di belakangnya baru sampai di Ciganjur pukul 16.30, beda empat jam lebih dari perjalanannya.

3 Misteri Yang Menarik

♠ Posted by Unknown in
1. Misteri Kode-Kode Aneh Pada Tsunami Aceh.
Mengutip wikipedia: Gempa bumi Samudra Hindia 26 desember 2004 pkl 7.58 adalah gempa bumi megathrust bawah laut , Tsunami yang terjadi sesudahnya terjadi sangat dahsyat. Gempa bumi ini terjadi ketika lempeng Hindia disubduksi oleh lempeng Burma dan menghasilkan serangkaian tsunami mematikan di pesisir sebagian besar daratan yang berbatasan dengan Samudra Hindia. Dengan kekuatan Mw 9,1–9,3, gempa ini merupakan yang terbesar ketiga yang pernah tercatat di seismograf dan memiliki durasi terlama sepanjang sejarah, sekitar 8,3 sampai 10 menit. Gempa tersebut mengakibatkan seluruh planet Bumi bergetar 1 sentimeter dan menciptakan beberapa gempa lainnya sampai wilayah Alaska. Episentrumnya berada di antara Simeulue dan dan daratan Sumatera. Gelombang tsunami yang puncak tertingginya mencapai 30 m (98 kaki) ini menewaskan lebih dari 230.000 orang di 14 negara dan menenggelamkan banyak permukiman tepi pantai. Ini merupakan salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah. Indonesia adalah negara yang terkena dampak paling besar, diikuti Sri Lanka, India, dan Thailand.

Lihat Kode Keanehan Pada Gambar
[​IMG]
Jika A=1, B=2, C=3, D … dst, maka kata KIAMAT adalah K=11, I=9,A=1,M=13,A=1, dan T=20, kesemuanya berjumlah 55,sebagai sebuah nilai angka kembar yang mudah di-ingat. Sebuah nilai kembar bukan angka klenik, tetapi sebuah memori atau renungan yang mudah di-ingat sebagai maksud untuk mengingatkan akan sesuatu yang besar. Kode 55 yang lain.
Anehnya, Tsunami Aceh membentuk rangkaian yang juga bernilai 55, dimulai dari tgl terjadinya tsunami Aceh 26-12-2004, dengan operasi yang mudah agar di-ingat, maka 2+6+1+2+2+0+4=17. Perhatikan lagi daerah yang terparah terkena tsunami ini yaitu ACEH, A=1, C=3, E=5 dan H=8, kesemuanya berjumlah 17 juga. Perhatikan lagi, saat itu, situasi masih konflik terjadi antara GAM (Gerakan Aceh Merdeka), sebuah operasi yang mudah akan GAM ini adalah G=7,A=1 dan M=13, kesemunya berjumlah, 7+1+13=21.
Semua atribut tgl terjadinya 26-12-2006 (17) , sebuah atribut konflik yang terjadi GAM (21) dan daerah terdapat di ACEH (17),maka tersusun menjadi 17+21+17=55. Nilai yang sama dengan kata KIAMAT. 

2. Misteri Gunung Tangkuban Perahu
Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di Jawa Barat selalu identik dengan legenda Sangkuriang. Anda mungkin masih ingat cerita tentang Dayang Sumbi yang menikahi anjing sakti karena sumpahnya sendiri. Dari pernikahan itu ia dikaruniai anak dan dinamai Sangkuriang. Suatu ketika Sangkuriang membunuh anjing bernama Tumang yang sebenarnya ayah kandungnya sendiri. Sang ibu marah dan memukulkan centong nasi ke kening Sangkuriang hingga membuat bekas yang dalam. 

[​IMG]

3. Misteri Valhalla
Menurut mitologi Norwegia, Valhalla adalah sebuah kota yang berada di Asgard. Di ceritakan jika tempat ini memiliki bentuk yang sangat indah. Mulai dari lantainya yang terbuat dari emas hingga pohon-pohon Glasir yang menghasilkan buah-buah emas pula.

[​IMG]
Namun diceritakan pula jika Valhalla adalah kota berdarah. Di mana suatu ketika banyak penduduknya saling membunuh satu sama lain untuk kemudian menunggu dan melakukan Ragnarok atau perang akhir dunia.

Selain indah namun berdarah, tapi kota ini juga dikatakan memiliki penduduk yang ramah. Tidak ada yang tidak tahu namamu jika kamu adalah salah satu penduduknya. Valhalla juga begitu hidup dengan iring-iringan musik di sudut kota. Kamu pun bisa menikmati semangkuk besar madu yang bisa didapatkan dengan mudah

Misteri Fosil Aneh di Argentina

♠ Posted by Unknown in
[​IMG] ​
Seorang warga Argentina bernama Nievas saat berliburan Natal, menemukan sebuah benda yang belum pernah ia jumpai sebelumnya. Ia menduga benda itu adalah fosil dari telur dinosaurus dan diangkut pulang. Ia menemukan banyak lingkaran-lingkaran kecil di permukaan batu itu yang ia kira adalah bekas sisiknya.

Istri Nievas memberitahu reporter TV, “Suami saya keluar rumah dengan mengendarai mobilnya, tetapi sesampainya di rumah ia mengatakan bahwa dia berhasil menemukan sebuah fosil dari telur dinosaurus. Kita semua tertawa karena kita pikir itu pasti hanyalah sesuah lelucon”.

[​IMG] ​

Benda bulat itu memiliki diameter sekitar 1 meter, para ahli percaya bahwa itu adalah fosil dari binatang besar prasejarah, mungkin adalah fosil dari binatang armadillo raksasa.

Tetapi beberapa orang berpikir bahwa itu jangan-jangan adalah tipuan belaka karena tidak melalui penelitian ilmiah. Profesor Ardian Lister dari Museum Sejarah Alam Argentina berpendapat bahwa itu mungkin saja benar, adalah “Dari bentuk luarnya tampak seperti batok rumah binatang, lubang yang berada di belakang itu bisa jadi adalah lubang untuk kepala atau ekornya. Ini adalah nenek moyang dari binatang armadillo”.

[​IMG] ​

Kepala Museum Satwa Mamalia Amerika juga mengatakan, “Itu terluhat sangat nyata bukan seperti buatan manusia. Batok yang begitu lengkap ini jarang bisa ditemukan, meskipun binatangnya tidak disangsikan lagi.”

Banyak ahli melalui paparan rekaman menganggap bahwa fosil batu itu tampaknya adalah batok dari binatang mamalia jenis glyptodon, yang kulitnya tampak seperti bersisik karena erosi air sungai yang sangat lama.

Glyptodon dipercaya merupakan hewan herbivora yang makan rumput dan tanaman lainnya di dekat sungai yang hidup di daerah Amerika Latin, termasuk di Pampas Argentina, daerah sekitar Uruguay sampai Brazil pada kira-kira 30.000 tahun yang lampau. Mereka sudah punah sekitar 10.000 tahun lalu karena diburu oleh penduduk setempat untuk diambil batoknya.

Misteri Benda Bersepuh Emas

♠ Posted by Unknown in
[​IMG] ​
Sebuah objek sepuhan awalnya disangka sebagai barang peninggalan Yahudi kuno. Namun ternyata, diketahui itu sesungguhnya teknologi pemancar energi yang diciptakan bangsa Jerman New Age — kepercayaan spiritual dan keagamaan yang muncul mulai periode 70-an.

Objek berlekuk ini diterima Israel’s Antiquities Authority (IAA) 6 bulan setelah ditemukan oleh pekerja pemeliharaan, di dalam bangunan tua di pemakaman yang tak diketahui namanya di Jerusalem.

Amir Ganor, kepala unit pencegahan pencurian di IAA, mengatakan IAA melakukan rontgen objek tersebut dan menganalisis materialnya. Para ahli tidak mengenali benda emas tersebut, dan mereka-reka itu benda modern atau historis.

Beberapa periset percaya objek itu bisa saja merupakan harta karun dari kuil Yahudi yang tersembunyi di Valley of the Cross, bagian Barat Jerusalem. Ahli religi maupun ilmiah pun turut meneliti.

Tanpa petunjuk lanjutan, IAA mempublikasikan benda seberat 8 kg itu kepada publik lewat laman Facebook.

[​IMG] ​

Dari 300 orang yang merespons naik banding, salah satunya berhasil mengidentifikasi objek tersebut.

Objek itu ternyata dikenal dengan nama ‘Weber Isis Beamer’, alat pelindung energi dari 50 tahun lalu yang dijual online oleh firma Weber, Jerman. Weber memang dikenal kerap menjual serangkaian peralatan dan sistem energi alam dan teknologi.

“Kebijakan massa telah ditunaikan,” ungkap IAA.

“Objek itu diletakkan di dalam pipa plastik, ditutupi kapas dan disimpan dengan pelindung anti-oksidan. Pipa dikubur di tanah di kedalaman 1,5 meter,” ucap Ganor seperti dikutip Independent.

“Sejak penemuannya, pihak Antiquities Authority telah mencoba mengetahui apa sesungguhnya objek itu. Objek dikirim ke laboratorium di Weizmann Institute of Science, dan diketahui dilapisi emas dan nikel, namun terbuat dari besi.”

“Awalnya kami mengira itu objek militer, namun kemudian saya berangan-angan lagi. Saya sudah berada di bisnis ini sejak lama dan tak bisa lagi mengingat misteri semacam ini.”

Pulau Papua Menyimpan Harta Karun Purba

♠ Posted by Unknown in
Sejak tahun 1994 hingga 2012 telah ditemukan 200 lebih berbagai macam benda prasejarah dan bersejarah di wilayah Papua.

Provinsi Papua dan Papua Barat ternyata kaya akan situs sejarah perjalanan pekembangan peradaban bangsa Indonesia. Dengan potensi arkeologi yang demikian besar, Balai Arkeologi Jayapura membagi wilayah kerjanya menjadi enam wilayah.

Keenam wilayah, yaitu:

1. Daerah Kepala Burung,
2. Teluk Cenderawasih,
3. Teluk Bintuni,
4. Pantai Selatan dan sekitarnya,
5. Pantai Utara dan sekitarnya,
6. Pegunungan Tengah.

Sejak sepuluh tahun terakhir ini, kegiatan penelitian dan pengembangan Balai Arkeologi Jayapura telah menemukan 89 situs yang sangat berharga, baik dari segi pendidikan dan budaya maupun wisata sejarah.

Situs Pra-Sejarah

Menurut Kepala Badan Arkeologi Jayapura, M. Irfan Mahmud, di Jayapura, Rabu, situs purbakala tertua yang ditemukan di Papua adalah peninggalan jaman pra sejarah pada 30.000 hingga 40.000 tahun sebelum masehi. Situs yang berlokasi di Kabupaten Biak ini berupa gua-gua yang pada dindingnya dijumpai lukisan-lukisan dan fosil-fosil moluska atau cangkang kerang. Keduanya menandakan adanya kehidupan manusia pada masa lampau.

[​IMG]
Lukisan purbakala di goa Papua​

Ditemukannya fosil moluska di daerah itu juga menjadi indikator penting adanya aktivitas manusia purbakala.

Moluska adalah makanan yang mudah didapat dan diolah dibandingkan dengan harus berburu binatang darat yang butuh mengeluarkan banyak energi.

Lebih lanjut dia mengatakan, penemuan arkeologi di Biak ini merupakan jalan untuk mengurut sejarah migrasi perjalanan manusia kuno ke Papua.

“Hal ini membuktikan adanya kontak-kontak awal manusia sebelum kolonial masuk ke Papua,” tandasnya. Selain di Biak, penemuan dari jaman megalitikum terdapat di situs Tutari, Kabupaten Jayapura. Di tempat ini ditemukan bongkahan batu berlukis berbentuk binatang-binatang melata.

Situs Zaman Kolonial

Sementara situs arkeologi dari zaman kolonial juga banyak ditemukan di beberapa daerah di Papua sebagai peninggalan penjajah Belanda antara tahun 1900-an hingga pecah Perang Pasifik di tahun 1940-an. Situs zaman kolonial ini misalnya Situs Ifar Gunung, Situs Asei Pulau dan Situs Hirekombe di Kabupaten Jayapura,

Situs lainnya adalah adalah yang berkaitan dengan sejarah masuknya agama Islam ke Papua. Dibuktikan dengan ditemukannya Situs Makam Islam di Lapintal, Kabupaten Raja Ampat, Situs Islam di Pulau Nusmawan, Kabupaten Teluk Bintuni dan lain sebagainya.

Sejak 1994-2012 telah ditemukan 200 Benda Arkeologi

Kepala Balai Arkeologi Jayapura wilayah Papua dan Papua Barat, M Irvan Mahmud, M,Si mengatakan sejak 1994 hingga 2012 pihaknya telah menemukan 200 lebih berbagai macam benda prasejarah dan bersejarah di wilayah itu.

“Balai Arkeologi Jayapura telah menemukan 200 lebih benda-benda prasejarah dan bersejarah di berbagai daerah di Papua dan Papua Barat,” kata M Irvan ketika ditemuai ANTARA Jayapura di ruang kerjanya, Kamis.

Dikatakanya, Balai Arkeologi Jayapura yang berdiri sejak 1992 dan memiliki 20-an pegawai sudah puluhan kali melakukan penelitian, ekskavasi (penggalian) dan explorasi benda-benda prasejarah dan bersejarah di berbagai kampung/kelurahan/desa, distrik (kecamatan) disejumlah kabupaten/kota yang ada di Papua dan Papua Barat.

“Kami telah puluhan kali melakukan penelitian, penggalian, explorasi, seminar dan lain-lain terkait benda-benda prasejarah dan bersejarah di tanah Papua,” katanya.

Terkait benda-benda prasejarah dan bersejarah, M Irvan katakan, belum ada penelitian/penemuan yang monumental ataupun menggemaparkan dunia tetapi penelitian/penemuan benda-benda unik dan berciri khas Papua dengan pengaruh budaya Austronesia dan Asia termasuk masa kolonial paling banyak ditemukan.

Seperti penelitian potensi arkeologi di kampung Skow Yambe distrik Muara Tami Kota Jayapura pada 1994 di lokasi situs Gua Tei dimana pihaknya menemukan fragmen gerabah polos dan gerabah dengan motif hias. Penelitian religi masa lampau etnik di kabupaten Biak bertempat di desa Urfu dan desa Makmakerbo pada 2006 yang dilakukan di situs gua Padwa, gua Kufrai, dan situ gua Yembuken.

Kemudian penelitian prasejarah di beberapa kampung pesisir kawasan danau Sentani pada 2010 dan 2011 yang menemukan sejumlah fragmen gerabah hias, gerabah polos, manik-manik, molusca, arang, tulang binatang, tulang manusia, calon alat batu yang menandakan dan berpotensial mengungkapkan peradaban manusia disekitar itu.

Lalu pada 2012, Balai Arkelogi Jayapura sudah melakukan penelitian di delapan daerah dan menemukan 25 macam benda prasejarah dan bersejarah.


[​IMG]

“Banyak penemuan benda-benda prasejarah dan bersejarah lewat penelitian, ekskavasi dan explorasi yang kami lakukan. Dan kalau boleh dikatakan bahwa di Papua masih banyak benda-benda unik yang harus diteliti secara baik,” katanya.

“Berbagai macam benda seperti kapak batu, tulang binatang, gerabah, lukisan dinding di gua dan penemuan benda lainya semasa kolonial bisa menceritakan dan mencerminkan budaya manusia di Papua saat itu,” lanjutnya.

Pria asal Makasar yang telah empat tahun bertugas di Papua itu sampaikan, saat ini data-data tentang Arkeologi di Papua baru mencapai 70 persen, dan pada 2013/2014 pihaknya akan meningkatkan hingga 80 persen.

“Kami masih akan melakukan banyak penelitian tetapi terkendala dengan masalah kondisi geografis dan topografis Papua. Dan tahun depan kami akan lakukan penelitian di Dogiyai, Mamberamo, Jayawijaya, Paniai dan sejumlah daerah lainya di Papua Barat,” katanya.

Arkeolog temukan situs kampung tua Mosandurei di Nabire Papua


[​IMG]
Nabire Papua.

Arkeolog di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, menemukan situs kampung tua Mosandurei, yang merupakan situs permukiman. Situs tersebut kini sedang diteliti lebih lanjut.

“Situs Kampung Tua Mosandurei itu ditemukan dalam proses penelitian arkeologi,” kata sraf peneliti dari Balai Arkeologi Jayapura Hari Suroto, di Kota Jayapura, Papua pada April 2014 lalu.

Suroto mengatakan, dalam situs tersebut ditemukan alat batu, manik-manik, keramik China Dinasti Ming (abad XVI-XVII) dan Dinasti Ching (abad XVII-XVIII), keramik Eropa, botol Eropa dan gerabah.

Keramik Eropa yang ditemukan terdapat cap pabrik pembuatnya yaitu Fregout & Co Saastrusht Dragon Made in Holland danPetrus Regout & Co Maastricht made in Holland. Selain itu, lanjut Suroto, di situs itu juga ditemukan sisa makanan berupa cangkang moluska laut dalam jumlah banyak dan tulang binatang.

“Situs Kampung Tua Mosandurei pada masa lalu dipilih sebagai situs pemukiman karena lokasinya yang dekat dengan sumber air tawar, selain iyu juga dekat dengan hutan sagu dan pesisir pantai. Letak situs di atas bukit, sangat aman dan terlindungi dari serangan bajak laut yang banyak beroperasi di Teluk Cenderawasih pada abad ke-16 hingga abad ke-18,” lanjutnya.

Alumnus Universitas Udayana Bali itu menambahkan, berdasarkan lokasi yang strategis Situs Kampung Tua Mosandurei di pesisir utara Papua wilayah Napan pada masa lalu merupakan bagian dari jaringan niaga dengan Kesultanan Tidore.

[​IMG]
Archaeologists working at the Mosandurei site in West Papua. (Source: Tempo)​

Plato Gamping Ayamaru, Papua dan Hunian Prasejarah

Tulisan kali ini berasal dari Awang H Satyana, yang menjelaskan bahwa bekas-bekas hunian manusia prasejarah (purba) yang punya industri perkakas batu ditemukan di banyak tempat di Jawa, terutama di Pegunungan Sewu, Pacitan. Begitu banyaknya artefak berupa perkakas batu pernah ditemukan di sini, sehingga menghasilkan istilah-istilah tertentu seperti kebudayaan Pacitanian atau industri Kali Baksoko. Kali Baksoko adalah sebuah kali di wilayah ini tempat ditemukannya banyak artefak.

Itu di Jawa, tempat paling banyak ditemukannya artefak perkakas batu. Kelihatannya saat bermigrasi dulu, para penghuni pertama negeri kita memilih Jawa sebagai pangkalan terakhirnya. Pemikiran ini disebabkan begitu banyaknya artefak ditemukan di Jawa, juga penemuan fosil-fosil tulang hominid atau manusia purba. Meskipun demikian, terdapat bukti bahwa beberapa generasi manusia purba ini kemudian dari Jawa bermigrasi ke timur ke Nusa Tenggara bahkan sampai Australia.


Bagaimana dengan penemuan-penemuan arkeologi di pulau paling timur Indonesia: Papua?

Jarang sekali terdengar berita-berita tentang itu. Padahal, bila situs-situs hunian manusia purba banyak terdapat di topografi kars berupa gua-gua batu gamping, seperti di Gua Pawon, Padalarang dan banyak sekali situs-situs arkeologi di gua-gua di Pegunungan Sewu, Pacitan; maka Papua dari segi tutupan batuan batugampingnya adalah kawasan yang paling luas di Indonesia (publikasi Sukamto, 2000 tentang geologi regional Indonesia).

Mengapa jarang terdengar penemuan arkeologi di Papua?

Ada dua kemungkinan:

(1) manusia purba memang sedikit sekali bermigrasi ke Papua dan

(2) penelitian arkeologi jarang sekali dilakukan di Papua.


Saya yakin alasan nomor dualah yang paling mungkin sebagai penyebabnya. Mengapa ? Di Papua Nugini (Papua New Guinea, PNG)) dilaporkan penemuan beberapa situs hunian manusia purba, terutama di kawasan pantai utaranya. Ini artinya bahwa Papua (Indonesia) mestinya pernah dilewati manusia purba ini dalam migrasinya dan bisa saja sebagian dari mereka pernah menetap di gua-gua Papua yang banyak terdapat.

Penelitian-peneltian arkeologi untuk Papua, baik dilakukan oleh ahli-ahli nasional maupun dari mancanegara terbilang sangat sedikit bila dibandingkan penelitian-penelitian sejenis di area Indonesia Barat dan terutama Jawa. Misalnya, buku bagus, terbaru dan komprehensif tentang prasejarah Indonesia yang ditulis oleh ahli arkeologi terkenal Peter Bellwood (2000) -diterjemahkan oleh PT Gramedia, hanya sedikit membahas prasejarah Papua; memang Belwood mengkhsuskan dirinya meneliti arkeologi Asia Tenggara dan terutama wilayah Indo-Malaya.

[​IMG]
Lokasi-lokasi peninggalan Prasejarah Papua. Angka menunjukkan tahun peninggalan. prehistoric sites of Papua and their dates year before present. (Pasveer, 2004)

Sebenarnya, aspek prasejarah Papua bisa sangat menarik sebab beberapa situs arkeologi telah ditemukan sampai ketinggian 4000 meter, yaitu di gua-gua gamping yang terdapat di Pegunungan Tengah Papua (Central Ranges of Papua) seperti dilaporkan oleh Hope dan Hope (1976 – Man on Mt. Jaya, AA Balkema-Rotterdam).

Tahun 1971-1973, Ekspedisi Australia-Indonesia untuk Gletsyer Carstenz di ketinggian 4000 meter pada tempat bernama Mapala Rockshelter menemukan tulang-tulang, artefak batu, abu dan cangkang-cangkang kerang. Saat ditera, artefak tersebut menghasilkan umur 5440 tahun yang lalu (tyl). Hope dan Hope (1976) berdasarkan analisis palinologi di Ijomba Bog, masih di kawasan Pegunungan Tengah, juga menyimpulkan bahwa pada 10.500 tyl, ada manusia purba di kawasan ini yang membuka hutan dengan membakarnya. Pembukaan hutan yang lebih tua dengan cara membakarnya juga ditemukan di Lembah Baliem yang sisa-sisanya menunjukkan umur 32.000 tyl (Haberle et al., 1991 – Biomass burning in Indonesia and PNG -fossil record, jurnal Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology 171).

Situs arkeologi tertua di pulau Papua (termasuk PNG) masih dipegang oleh sebuah gua di pantai utara PNG di Semenanjung Huon dengan artefak-artefak yang ditemukannya berumur 40.000 tyl (Groube et al. 1986 -40,000 year human occupation site-PNG, Nature 324).

Sekarang kita lihat kawasan Papua paling barat yang sering disebut sebagai “Kepala Burung”. Penelitian terbaru dari ahli arkeologi Juliette Pasveer, menemukan hunian manusia purba berumur Plistosen-awal Holosen di kawasan kars batugamping Kais di Ayamaru. (2004 -The Djief hunters : 26,000 years of rainforest exploitation on the Bird’s Head of Papua, Modern Quaternary Research in SE Asia 17)



Dearah Kepala Burung Plateu (Pasveer, 2004)

Kawasan topografi kars Ayamaru terbentuk sejak Pliosen setelah Sesar Sorong secara aktif mulai memengaruhi Cekungan Salawati pada Mio-Pliosen. Sesar besar ini telah menjungkir-balikkan Cekungan Salawati sedemikian rupa sehingga deposenter cekungan ini pindah dari sebelumnya di sebelah selatan menjadi di sebelah utara sampai barat(Satyana, 2001, Dynamic Response of the Salawati Basin, Eastern Indonesia to the Sorong Fault Tectonism : Example of Inter-Plate Deformation : Proceedings PIT IAGI ke- 30, p. 288-291).

Akibat pembalikan ini, maka secara isostatik bagian selatan (Misool) dan bagian timur (Ayamaru) cekungan terangkat, menyingkapkan batugamping Kais. Lalu kemudian, singkapan batugamping Kais di Misool dan Ayamaru mengalami pelapukan dan erosi menghasilkan kawasan topografi kars seperti terlihat sekarang. Pada Plistosen Atas manusia purba mulai bermigrasi ke Papua melalui dua jalan, dari sebelah barat (Halmahera) (Belwood et al., 1998) atau dari sebelah selatan (Australia dan Aru)(Pasveer, 2007).

Plato Ayamaru, yang membentuk topografi kars (foto udaranya bisa dicek di google), terletak di bagian tengah Kepala Burung. Plato ini terangkat sampai saat ini ketinggiannya sekitar 350 meter di atas muka laut. Di dalam Plato Ayamaru terdapat tiga buah danau dangkal yang saling berhubungan. Satu danau terbentuk pada mid-Holosen, dua yang lain lebih tua lagi. Saat ini, penyebaran penduduk Ayamaru terkonsentrasi di sekitar ketiga danau ini.

Situs arkeologi di Plato Ayamaru ditemukan di dua gua yang berkembang tak jauh dari ketiga danau itu. Kedua gua itu adalah Gua Kria dan Gua Toe yang terpisah sejauh 12 km.

Gua Kria mempunyai sedimen setebal dua meter dengan stratigrafi yang tak terganggu deformasi. Pasveer (2004) membagi sedimen ini menjadi lima satuan hunian (occupation unit). Setiap satuan sedimen mengandung artefak-artefak berupa perkakas terbuat dari tulang dan batu, sisa-sisa hewan (terutama walabi hutan, di samping cangkang-cangkang moluska).

Lapisan-lapisan itu dibedakan berdasarkan kuantitas artefak yang ditemukan. Umur lapisan-lapisan dari terbawah sampai teratas adalah sekitar 8000-1840 tyl. Di lapisan teratas sedikit ditemukan artefak dan sisa hewan, tetapi ditemukan bekas-bekas manusia yang dikubur. Tidak ada tanda-tanda bahwa penduduk Ayamaru masih menggunakan gua tersebut sebagai kuburan.

[​IMG]
Papuan Warrior​

Gua Toe, berisi sedimen setebal 140 cm yang oleh Pasveer (2004) dibagi menjadi dua satuan. Stratigrafi sedimen agak kompleks karena lantai gua miring dan terdapat bekas nendatan (slump) atau runtuhan.

Satuan sedimen bawah berumur paling tua 26.000 tyl (Plistosen) mengandung perkakas batu dan sisa hewan yang lebih memfosil dibandingkan satuan sedimen atas. Satuan sedimen atas yang umur paling mudanya sampai 3000 tyl mengangdung lebih banyak perkakas batu dan sisa-sisa hewan.

Berdasarkan studi paleontologi dan zoologi, hewan Plistosen penghuni Gua Toe mestinya sejenis hewan yang saat ini hidup di ketinggian 1000 meter. Lalu mengapa mereka ditemukan di ketinggian yang jauh lebih rendah seperti Ayamaru (+ 350 meter) ?

Unit berumur Plistosen di Gua Toe ternyata menceritakan beberapa kisah menarik tentang perubahan iklim setelah the Last Glacial Maximum. Periode Last Glacial Maximum ini terjadi sekitar 26.000 tyl. Selama periode ini temperatur menurun drastis. Hewan-hewan yang biasa hidup di ketinggian +1000 meter melakukan penyesuaian dengan cara menuruni lereng mencari tempat yang relatif lebih hangat, maka mereka turun sampai wilayah Ayamaru (+350 m).

Zone-zone vegetasi yang biasa ditemukan di kawasan lereng-puncak pun turun sampai kaki pegunungan. Temperatur menghangat kembali sekitar 12.000-10.000 tyl dan telah menyerupai kondisi sekarang.

Demikian sedikit kisah prasejarah manusia purba di Papua dan Kepala Burung yang jumlah penelitiannya masih sangat langka. Ditunjukkan pula bagaimana geologi dan paleo-klimatologi dapat membantu analisis kawasan hunian manusia prasejarah bersama spesies-spesies fauna dan flora yang sezaman.

Hanya dua gua di Plato Ayamaru yang baru diselidiki prasejarahnya, padahal begitu banyak gua yang terbentuk di plato kars gamping ini. Kita pun sama sekali belum melihat kars topografi batugamping Kais di Pulau Misool dan Semenanjung Onin yang pada Mio-Pliosen kedua wilayah ini sama-sama terangkat sebagai kompensasi isostatik saat bagian utara Cekungan Salawati makin tenggelam.

Masih banyak sekali yang tersembunyi yang belum diketahui orang tentang Papua. Papua adalah paradise untuk penelitian, seperti kata Edward O. Wilson, ahli biologi terkenal:

“Papua has lasted into the twenty-first century as largely a blank space on the map, and we will do well to treasure it for that.”






Sumber: 
indocropcircles.wordpress.com

Hot Topics